728x90 AdSpace

  • Latest News

    Wednesday, 10 August 2016

    Izin Balon Internet Google Sudah Diproses di Kemenhub



    Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menargetkan uji teknis balon udara penyebar Internet Google Loon akan dilakukan pada tahun 2016 dan sekarang ini masih dalam proses meminta izin dengan regulator.

    Rudiantara berkata saat ini Google sedang proses meminta izin menerbangkan balon di kawasan udara Indonesia kepada Kementerian Perhubungan, karena harus ada aturan jelasnya soal lalu lintas udara.

    "Saya kurang tahu pasti sudah sampai mana perizinannya. Tapi kita harapkan bisa diuji tahun ini, karena itu bisa jadi solusi konektivitas di daerah," kata Rudiantara di sela acara Google for Indonesia di Jakarta, Selasa (9/8).

    Nantinya, menurut Rudiantara, uji teknis ini akan dilakukan oleh ketiga operator seluler yang sudah berkomitmen dengan Google, yaitu Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata.

    “Wilayahnya nanti ditentukan bersama operator, Telkomsel mau di mana, Indosat di mana, XL di mana,” jelasnya.

    Balon udara Loon ini dirancang untuk menggantikan peran menara BTS yang menyebarkan akses Internet berteknologi 4G LTE. Ia akan terbang di ketinggian sekitar 20 kilometer di atas permukaan Bumi di lapisan stratosfer.

    Balon ini berbeda dari balon pada umumnya yang mudah menyusut atau diledakan hanya dengan tusukan jarum. Bagian yang menampung udara pada balon terbuat dari lembaran plastik polyethylene yang ringan dan fleksibel, namun kuat.

    Balon itu bisa bertahan selama 150 hari di angkasa, dan sebelum ia diturunkan Google akan menerbangkan balon lain sebagai penggantinya agar tetap bisa menyebarkan akses Internet.

    Google menyediakan perangkat radio pemancar di balon udara. Google mendesain sendiri radio pemancar agar tahan terhadap hujan, angin, sampai cuaca ekstrem.

    Tiap balon akan memancarkan koneksi nirkabel ke permukaan Bumi dengan jangkauan 40 kilometer dari tempat balon tersebut berada. Jaringan 4G LTE yang disalurkan ke Bumi itu dimiliki dan dioperasikan oleh tiga operator yang telah bermitra dengan Google Loon,

    Ide utama dari kesepakatan antara Google dan Telkomsel, XL Axiata, serta Indosat selaku tiga operator besar Indonesia, berangkat dari sulitnya menjalankan kabel serat optik atau mendirikan menara seluler di kawasan terpencil yang penuh dengan gunung dan hutan.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Izin Balon Internet Google Sudah Diproses di Kemenhub Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top