728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 11 August 2016

    Hasil pilpres AS berpeluang diretas dan dicurangi



    Merdeka.com - Isu pemilihan umum presiden di Amerika Serikat nanti akan diretas mengemuka sejak insiden peretas berhasil mencuri isi surat elektronik pribadi milik Komite Nasional Demokrat dan membocorkannya di Internet. Sejauh ini peretas itu diduga bekerja untuk Rusia.

    Publik Negeri Paman Sam dari mulai orang awam hingga akademisi dan para ahli serta pengamat kini bertanya-tanya, apakah mungkin peretas bisa membobol sistem keamanan dalam pemilihan umum presiden November nanti dan menentukan siapa kandidat yang akan menang?

    Menurut Avi Ruben, profesor ahli komputer di Universitas John Hopkins dan direktur teknik di Institut Keamanan Informasi, jawabannya tergantung bagaimana peretas itu akan menjalankan aksinya.

    Menurut dia, seperti dilansir koran the Guardian, awal pekan ini, peretasan itu kemungkinannya kecil. Serangan peretas terhadap kotak suara yang berjarak ribuan kilometer tidak akan terjadi karena sebagian besar mesin penghitung suara tidak terhubung ke Internet.

    Sekitar 31 negara bagian memang membolehkan penyaluran suara lewat Internet, surat elektronik, atau mesin fax, tapi itu hanya sebagai pilihan dan berlaku untuk keluarga tentara atau warga Amerika yang tinggal di luar negeri dan mereka itu persentasenya juga kecil. Hanya di Alaska yang mengizinkan pemilih memberikan suaranya lewat Internet.

    Tapi, kata Rubin, potensi kecurangan di pemilu bisa jadi cukup besar. "Ada ribuan titik rentan. Siapa pun yang punya akses ke mesin penghitung suara bisa berbuat kecurangan," kata dia.

    Kecurangan itu peluangnya bisa terjadi pada perangkat lunak di mesin penghitung suara. Petugas atau teknisi yang menangani mesin itu bisa saja berbuat curang pada mesin itu atau petugas kebersihan yang punya kunci ruangan tempat mesin itu disimpan juga bisa melakukan kecurangan. Atau sopir truk yang bertugas membawa mesin itu ke lokasi tempat pemungutan suara.

    Menurut Rubin, cara mengatasi kemungkinan mesin penghitung dicurangi adalah dengan melakukan audit lewat kertas suara. Tapi masalahnya ada 16 negara bagian yang punya mesin penghitung tapi tidak punya kertas catatan untuk memverifikasi. Beberapa negara bagian yang kekurangan kertas verifikasi misalnya Pennsylvania, Virginia, India, dan Florida.

    Di situlah kemungkinan peluang orang bisa mencurangi hasil pemilu.

    "Memilih lewat Internet adalah ide buruk," kata Rubin.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Hasil pilpres AS berpeluang diretas dan dicurangi Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top