728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 11 August 2016

    CDMA Lambat Laun Bakal Mati



    Jakarta, CNN Indonesia -- Jaringan CDMA yang awalnya diusung Smartfren Telecom ditekankan perusahaan itu lambat laun akan mati di beberapa daerah yang jumlah pelanggannya sedikit.

    Smartfren saat ini masih dalam tahap migrasi frekuensi CDMA 850 MHz dari kavling Band B ke Band A. Target tersebut harus dicapai sampai September mendatang. Frekuensi 850 MHz Band B akan ditempati Telkomsel yang dapat warisan kanal dari Telkom Flexi.

    Vice President Technology Smartfren Relation Munir Syahda Prabowo mengatakan, untuk jaringan CDMA di wilayah tertentu, lambat laun akan segera mati.

    "Misalnya di Brastagi dan Padang, CDMA-nya sudah mati karena jumlah penggunanya sudah di bawah angka ratusan," ungkapnya di sela Media Gathering di Ubud, Bali, Rabu (10/8).

    Daerah dengan jumlah pelanggan CDMA yang masih banyak seperti Pulau Jawa ditegaskan tidak akan terpengaruh oleh perpindahan kavling Band B ke Band A. Munir tetap meyakini orang-orang di daerah ini bakal migrasi dari CDMA ke 4G.

    "Lambat laun akan pindah secara alamiah. Pertama, handset yang mendukung CDMA lama-lama tidak ada lagi. Kedua, malu sama tetangga yang sudah serba 4G. Mosok mau CDMA terus?" ujar Munir.

    Smartfren memiliki kewajiban untuk bertukar posisi kanal frekuensi di 850 MHz dengan Telkomsel yang dapat warisan dari Telkom Flexi. Dari 850 MHz Band B, Smartfren harus geser sedikit ke Band A agar bisa menggabungkan sumber dayanya jadi 10 MHz.

    Frekuensi 850 MHz Band B selanjutnya dipakai Telkomsel untuk disandingkan dengan sumber daya di 900 MHz guna memaksimalkan 4G LTE.

    Karena kewajiban teknis dan regulasi di atas, ada masalah serius yang dihadapi Smartfren dan sebagian pelanggannya. Ternyata, banyak pelanggan Smartfren yang masih pakai ponsel fitur alias 'ponsel jadul' yang tak mendukung frekuensi 850 MHz di Band A.

    Beberapa waktu lalu, Munir berkata masalah migrasi ini makin sulit karena menurut survei internal Smartfren, para pengguna ponsel fitur di layanan mereka adalah kaum lansia dan masyarakat kelas bawah.

    Smartfren berkata akan memberi penawaran menarik yang mendorong pelanggan mau mengganti ponsel terkini, misalnya memberi pilihan untuk tetap memakai CDMA (yang mendukung 850 MHz Band A) atau mengadopsi 4G LTE. Munir berkata semua itu dilakukan untuk menjaga loyalitas pelanggan dan memberi layanan terbaik.

    Besar harapan Smartfren agar pelanggannya langsung lompat mengadopsi 4G LTE karena akses Internet generasi keempat ini adalah layanan masa depan. Anak usaha Sinarmas tersebut juga mendorong pemanfaatan koneksi 4G LTE dari modem MiFi dengan bujuk potongan harga atau penawaran khusus.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: CDMA Lambat Laun Bakal Mati Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top