728x90 AdSpace

  • Latest News

    Wednesday, 20 July 2016

    Potret-potret jelita dari era Edwardian, standar cantik masa lalu


    Julia James. © Vintage Everyday
    Merdeka.com - Standar kecantikan senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Namun kecantikan sejati akan tetap memukau meskipun zaman berganti. Seperti yang ditunjukkan oleh para wanita dari era Edwardian ini.
    Era Edwardian adalah zaman kepemimpinan Raja Edward VII dari Inggris, antara tahun 1901 sampai 1910. Pada masa ini, peran wanita dalam masyarakat semakin diperhitungkan. Semakin banyak wanita dari kelas pekerja yang mulai mengambil alih profesi pria.
    Para wanita jelita berikut juga termasuk wanita pekerja, meskipun kiprah mereka lebih banyak di atas panggung. Mereka dianggap memenuhi standar kecantikan ideal pada masa itu. Kalau saat ini ukuran cantik mungkin adalah tubuh langsing dan sintal macam supermodel, bibir seksi ala Angelina Jolie dan Kim Kardashian, atau rambut pirang Jennifer Lawrence. Namun pada era Edwardian, bibir tipis, mata lebar, kulit pucat, dan rambut gelap dianggap lebih menarik. Para wanita pada masa itu juga lebih bangga memiliki tubuh berisi.
    Coba simak potret wanita-wanita tercantik dari era Edwardian dan kiprah mereka di tengah era emansipasi yang baru berkembang, dilansir oleh Vintage Everyday.
    Evelyn Nesbit (1884-1967)
    Evelyn Nesbit Vintage Everyday
    Florence Evelyn Nesbit atau lebih dikenal dengan nama panggungnya Evelyn Nesbit merupakan ikon budaya populer dari Amerika Serikat pada awal abad 20. Nesbit tak ubahnya Marilyn Monroe dari era Edwardian. Wajahnya terpampang di berbagai majalah, koran, dan poster iklan pada masa itu.
    Lily Elsie (1886-1962)
    Lily Elsie Vintage Everyday
    Lily Elsie adalah seorang aktris dan penyanyi yang tersohor pada era ini. Dia termasuk salah satu selebriti yang paling banyak difoto dari era Edwardian. Elsie memulai karir sebagai bintang anak-anak di tahun 1890-an. Namanya bersinar setelah membintangi operet The Merry Widow besutan Franz Lehar.
    Gladys Cooper (1888-1971)


    Gladys Constance Cooper Vintage Everyday
    Gladys Constance Cooper dianggap sebagai legenda dalam panggung teater Inggris. Karirnya membentang hingga tujuh dekade, hingga dia mendapatkan gelar kehormatan Dame dari kerajaan. Cooper memulai karirnya sebagai bintang remaja dalam drama komedi musikal dan pantomim. Setelah itu dia membintangi sejumlah judul bergengsi Broadway yang mengantarkannya pada nominasi Academy Awards.
    Marie Doro (1882-1956)
    Marie Doro Vintage Everyday
    Marie Doro adalah seorang aktris asal Amerika. Namun namanya terdengar hingga ke Inggris. Doro merupakan salah satu bintang dari era film bisu. Marie Doro terkenal karena peran-perannya sebagai perempuan feminin dan manis. Namun di kehidupan nyata, Doro dikenal karena kecerdasan dan kecakapannya dalam berbicara.
    Minnie Brown (1883-?)
    Minnie Brown Vintage Everyday
    Meskipun bukan aktris kulit putih, karir Minnie Brown membentang lebar dari Eropa hingga Timur Jauh. Aktris berdarah Afrika-Amerika ini berbasis di Rusia dan bekerjasama dengan nama-nama besar dari era Edwardian seperti Ollie Burgoyne, Pearl Hobson, dan Georgette Harvey.
    Merdeka.com - Ethel Warwick (1882-1951)
    Ethel Warwick Vintage Everyday
    Ethel Warwick lebih dikenal sebagai aktris panggung di era Edwardian. Namun, sebelumnya Warwick sempat berprofesi sebagai model. Dia pernah berpose telanjang untuk beberapa pelukis kondang, antara lain James McNeil Whistler.
    Aida Overton Walker (1880-1914)
    Aida Overton Walker Illkeepyouposted.typepad.com
    Aida Overton Walker juga termasuk seniman populer pada era Edwardian. Perempuan keturunan Afrika-Amerika ini adalah seorang penampil vaudeville, aktris, penyanyi, penari, dan koreografer. Julukannya adalah Queen of The Cakewalk.
    Maude Fealy (1883-1971)
    Maude Fealy Vintage EverydayMaude Fealy berasal dari keluarga seniman. Fealy bahkan memulai karir di atas panggung bersama ibunya. Setelah itu, wanita cantik ini hijrah ke Broadway dan kemudian membintangi sejumlah film bisu. Fealy termasuk satu di antara segelintir aktris dari era film bisu yang berhasil mempertahankan eksistensi hingga ke era film bersuara.
    Ethel Clayton (1882-1966)
    Ethel Clayton Vintage Everyday
    Ethel Clayton adalah seorang aktris Amerika dari era film bisu. Sudah lebih dari 180 judul film yang dibintanginya. Selain tampil di film-film bisu, Clayton juga menunjukkan bakat akting dan menyanyinya lewat drama musikal.
    Billie Burke (1884-1970)
    Billie Burke Vintage Everyday
    Perempuan bernama asli Mary William Ethelbert Appleton Burke ini lebih dikenal dengan nama panggungnya, Billie Burke. Dia adalah bintang panggung Broadway, film bisu, dan film bersuara. Salah satu perannya yang paling diingat adalah Glinda si penyihir dalam film musikal The Wizard of Oz.
    Genevieve Lantelme (1882-1911)
    Genevieve Lantelme Vintage Everyday
    Genevieve 'Ginette' Lantelme adalah aktris panggung Prancis, sosialita, ikon fashion, dan wanita penghibur kelas atas pada era Edwardian. Aura kebintangan dan kesan misterius yang melingkupi sosok Lantelme membuatnya diakui sebagai salah satu wanita tercantik pada zaman itu.
    Julia James (1890-1964)
    Julia James Vintage Everyday
    Julia James mungkin lebih dikenal sebagai aktris besar Inggris pada era Edwardian. Namun perempuan jelita ini juga melebarkan sayap hingga ke Prancis. Pada tahun 1913, James memerankan Sombra di The Arcadians dari L'Olympia di Paris, Prancis.
    Camille Clifford (1885-1971)
    Camille Clifford Vintage Everyday
    Kalau kebanyakan bintang besar pada era Edwardian berasal dari Inggris atau Amerika Serikat, Camilla Antoinette Clifford atau Camille Clifford justru berasal dari Belgia. Clifford dianggap cerminan sempurna Gibson Girl, sosok perempuan ideal pada era Edwardian, dengan tubuh bak jam pasir yang dianggap atraktif pada zaman tersebut.
    Ethel Barrymore (1879-1959)

    Ethel Barrymore Vintage Everyday
    Ethel Barrymore adalah seorang aktris panggung dan film papan atas Amerika Serikat. Pembawaan yang anggun dan kecerdasannya membuat wanita cantik ini dijuluki first lady di dunia hiburan kala itu. Ethel Barrymore tampil di Broadway pada tahun 1901. Pada tahun 1928 ia membuka Ethel Barrymore Theater di New York. Dia juga muncul di pertunjukan vaudeville, drama radio, dan televisi sampai tahun 1940-an.
    Annette Marie Sarah Kellerman (1886-1975)
    Annette Marie Sarah Kellermann Vintage Everyday
    Annette Marie Sarah Kellermann adalah perenang Australia profesional, bintang vaudeville, aktris film, penulis, dan pebisnis. Dia merupakan salah satu ikon fashion yang memopulerkan pakaian renang one-piece dan pantalon untuk wanita. Kellerman juga menjadi aktris besar pertama yang tampil bugil dalam produksi Hollywood.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Potret-potret jelita dari era Edwardian, standar cantik masa lalu Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top