728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 21 July 2016

    Pemilik Situs Torrent Terbesar Ditangkap

    Ilustrasi (REUTERS/Kacper Pempel)

    Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat melalui Departemen Kehakiman dilaporkan menangkap seorang pria bernama Artem Vaulin di Polandia. Pria berusia 30 tahun ini merupakan pendiri salah satu situs penyedia Torrent, yakni KickAss Torrent.

    Vaulin yang merupakan warga negara Ukraina ditangkap dengan tuduhan menyebarkan link file yang berisi pelanggaran hak cipta, termasuk melakukan pencucian uang. Akibat penangkapan ini, situs KickAss Torrent diambil alih sehingga menyebabkan down saat diakses.

    "Dia selama ini membagikan file ilegal melalui situs yang dikelolanya. Vaulin juga melanggar hukum karena mendistribusikan materi hak cipta ilegal yang nilainya mencapai US$ 1 miliar," kata asisten Jaksa Agung Departemen Kehakiman R Caldwell, seperti dikutip The Verga.

    Beberapa kali Vaulin diketahui lolos dari pengejaran karena berhasil mengelabui pihak berwajib.

    "Salah satu caranya adalah dengan mendirikan server berpindah-pindah negara," katanya lagi.


    Situs KickAss Torrent didirikan pada tahun 2009 dan termasuk paling banyak dikunjungi dibandingkan layanan sejenisnya, seperti Pirate Bay.

    Terrent sendiri merupakan file merupakan extension yang berbasis peer to peer. Keunikan lain dari Torrent adalah setiap komputer yang mendonwload file tersebut otomatis menjadi server share buat yang lainnya.

    Selama menjalankan KickAss Torrent, Vaulin diketahui sudah meraup pundi-pundi mencapai US$ 16 juta.

    Penangkapan ini menjadi ancaman serius bagi pengelola situs Torrent lainnya. Sebelum KickAss, pihak berwajib sudah menangkap pengelola Pirate Bay.

    Tiga pendiri Pirate Bay, Peter Sunde, Gottfrid Warg dan Carl Lundstrom juga sudah dicokok dalam kurun waktu 2012 hingga 2014 di beberapa negara.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pemilik Situs Torrent Terbesar Ditangkap Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top