728x90 AdSpace

  • Latest News

    Wednesday, 20 July 2016

    Hasrat Masyarakat Beli Perangkat Teknologi Menurun

    Warga Jepang bernama Tomoyoshi Fujimura menghubungkan Apple Watch yang baru dibelinya dengan ponsel iPhone di toko elektronik di Tokyo pada 24 April 2015. (REUTERS/Toru Hanai)

    Jakarta, CNN Indonesia -- Pertumbuhan penjualan ponsel pintar masih terjadi di Indonesia, tetapi sebuah riset menunjukkan hasrat masyarakat untuk memperbarui gawai mereka terus menurun karena berbagai pertimbangan.

    Perusahaan konsultan teknologi Accenture memaparkan, pada 2014 lalu nafsu masyarakat Indonesia untuk membeli perangkat pintar (smart device) sangat tinggi, sekitar 55 persen.

    Jika dibandingkan dengan survei yang dilakukan pada Oktober hingga Desember 2015 terhadap 1.000 responden lokal, angka tersebut malah turun. “Hasrat untuk memperbarui perangkat pintar telah menurun sebanyak 39 persen menjadi hanya 16 persen,” menurut Aceenture.

    "Masyarakat urban sekarang lebih suka melihat value proposition dari device tersebut. Sebelum memutuskan membeli baru ponsel, mereka sekarang terbiasa melihat dulu apa keunggulannya," jelas Managing Director Communication, Media, and Technology Lead Accenture Indonesia Wong Tjin Tak saat dijumpai sejumlah media di Jakarta, Selasa (19/7).

    Menurut Wong, masyarakat perkotaan sekarang sudah bisa memilih kelebihan suatu perangkat melihat dari unsur kebaruan atau inovasi yang diberikan, hingga fitur anyar yang disajikan.

    "Jika mereka tidak merasa ada yang bagus, ya, kemungkinan tidak akan memperbari device," tuturnya.

    Sejumlah alasan yang mendorong pengguna tergerak membeli produk dan layanan baru adalah, sebanyak 90 responden mengatakan mereka akan membeli layanan yang mampu memberikan solusi dari masalah kecepatan. Kemudian 84 persennya mengaku rela membeli produk dan layanan baru yang bisa bersinergi dengan baik.

    Penurunan hasrat membeli juga terjadi pada kemauan masyarakat yang berencana membeli jam tangan pintar. Accenture mencatat hanya 23 persen responden mengaku berencana membeli perangkat jam tangan pintar dalam kurun waktu 12 bulan. Angka tersebut merosot dari 45 persen pada 2014.

    Kabar baiknya, ada 56 persen responden memiliki setidaknya satu perangkat pintar yang melingkupi jam tangan pintar, perangkat wearable untuk fitness, perangkat hiburan untuk kendaraan, hingga alat pengawasan rumah. Angka tersebut meningkat 20 persen dari periode sebelumnya.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Hasrat Masyarakat Beli Perangkat Teknologi Menurun Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top