728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 28 July 2016

    BCA prediksi rasio kredit bermasalah 2 persen

    Jumat, 29 Juli 2016

    bank BCA. REUTERS/Beawiharta




    Merdeka.com - PT Bank Central Asia Tbk (B BCA) memprediksi rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sekitar 1,5 persen hingga 2 persen pada akhir tahun. Ini lantaran perekonomian Indonesia dinilai belum sepenuhnya membaik.

    Wakil Presiden Direktur BBCA Eugene K Galbraith menyebut, pihaknya mengantongi rasio kredit bermasalah sebesar 1,4 persen per Juni 2016.

    "Sedang ada gejala membaik. Tapi belum perbaikan nyata terasa. Masih ada tekanan," ujarnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/7).

    Pada semester I tahun ini, BCA menyalurkan kredit sebesar Rp 387,0 triliun. Naik 11,5 persen ketimbangperiode sama tahun sebelumnya Rp 347,1 triliun.

    Secara keseluruhan, Pada 2015, BBCA membukukan penyaluran kredit sebesar Rp 388,0 triliun.

    Adapun perincian penyaluran kredit BCA sepanjang enam bulan pertama 2016 adalah sektor korporasi sebanyak Rp 135,3 triliun naik 19,6 persen ketimbang periode sama tahun lalu Rp 113,1 triliun.

    Kemudian, penyaluran kredit sektor komersial dan UKM Rp 146,5 triliun, naik 6,5 persen dari sebelumnya Rp 137,5 triliun.

    Lalu, sektor konsumer Rp 105,1 triliun naik 9,1 persen dari sebelumnya Rp 96,3 triliun.

    "Kami memperkirakan pertumbuhan kredit sebesar 10 sampai 12 persen hingga akhir tahun 2016. Pertumbuhan akan didorong oleh sektor korporasi dan konsumer."
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: BCA prediksi rasio kredit bermasalah 2 persen Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top