728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 14 June 2016

    Rupiah Dibuka Berjaya di Tengah Makin Rapuhnya Poundsterling


    Nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan hari ini dibuka akhirnya menguat, setelah kemarin berada di zona merah. Foto: Grafis/Dok SindoPhoto

    JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka akhirnya menguat, setelah kemarin berada di zona merah. Penguatan rupiah ini seiring semakin rapuhnya mata uang Inggris, poundsterling terhadap beberapa mata uang seperti USD dan yen.

    Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.273/USD. Posisi ini tercatat semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.341/USD.

    Menurut data Bloomberg, rupiah dibuka juga membaik di posisi Rp13.285/USD pagi ini dengan kisaran harian Rp13.269-Rp13.291/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah semakin membaik dibanding penutupan kemarin di level Rp13.298/USD. Dan pada pukul 10.00 WIB bergerak semakin kuat ke level Rp13.284/USD.

    Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB ada pada level Rp13.282/USD atau semakin berjaya dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.308/USD.

    Sementara, posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance dibuka di level Rp13.323/USD dengan kisaran Rp13.275-Rp13.323/USD atau melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp13.307/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak semakin menguat ke level Rp13.280/USD.

    Dilansir Reuters, Selasa (14/6/2016), mata uang Inggris poundsterling masih rapuh mendekati level terendah dalam dua bulan terhadap USD dan yen melayang dekat level tertinggi dalam enam pekan terhadap USD di tengah kekhawatiran Inggris akan meninggalkan Uni Eropa dalam referendum kurang dari 10 hari lagi.

    Dua jajak pendapat terbaru menunjukkan kampanye "tinggalkan". Sementara banyak pelaku pasar yang skeptis tentang pemungutan suara, hasil jajak pendapat terbaru yang tampaknya menyarankan momentum untuk "tinggalkan" kampanye.

    Poundsterling turun hampir 0,5% pada perdagangan Asia ke posisi 1,4203 per USD, setelah jatuh ke level terendah dalam dua bulan di posisi 1,4117.

    "Meskipun jajak pendapat tidak selalu dapat diandalkan dalam kasus referendum Skotlandia pada kemerdekaannya, pasar telah terpengaruh oleh mereka baru-baru ini," kata Hideki Kishida, analis Nomura Securities.

    Terhadap yen, yang cenderung meningkat pada saat-saat risk appetite jatuh, sebagian karena status kreditur bersih Jepang, poundsterling terhadap yen jatuh ke level 149,50.

    Yen adalah yang terkuat di antara mata uang G10 sejauh bulan ini, dan berada di level 105,975 per USD, mendekati posisi tertinggi dalam enam pekan dari level 105,735 terhadap USD. 

    Yen juga berdiri kuat terhadap euro mendekati level tertinggi dalam tiga tahun yang diperdagangkan di posisi 120,02 setelah jatuh ke level 119,005. Sementara, euro terhadap USD diperdagangkan pada level 1,1291, setelah pulih dari posisi rendah kemarin di level 1,1233.

    Euro juga rentan terhadap ancaman dari Brexit, yang akan merugikan perekonomian zona euro dan menghadapi pukulan serius bagi integrasi Eropa. Pada saat yang sama, bagaimanapun, mata uang dapat dibantu oleh arus safe haven karena euro sering digunakan sebagai mata uang pendanaan untuk aset berisiko.


    http://ekbis.sindonews.com/read/1116470/32/rupiah-dibuka-berjaya-di-tengah-makin-rapuhnya-poundsterling-1465873888
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Rupiah Dibuka Berjaya di Tengah Makin Rapuhnya Poundsterling Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top