728x90 AdSpace

  • Latest News

    Monday, 6 June 2016

    Manfaat di Balik Salat Tarawih



    Ilustrasi aktifitas otak.


    Selama Ramadan, umat Muslim biasanya tak hanya berpuasa, melainkan juga menjalankan ibadah lain seperti tadarus Alquran, salat malam dan salat sunah serta perbuatan amal lainnya. Hal ini diketahui, orang-orang yang berpuasa bisa menikmati kedamaian secara spiritual dan psikis yang tentu memberi keuntungan besar bagi kesehatan fisik.


    Bukan hanya puasa yang mendatangkan kesehatan fisik, ibadah lain seperti salat tarawih juga diyakini membawa kenyamanan untuk spiritual dan psikis seseorang. Ibrahim B Syed, seorang dokter dan presiden Islamic Research Foundation Internasional menyebutkan beberapa manfaat tarawih untuk kesehatan fisik, emosional dan mental.

    Suasana hati dan mental

    Menurut Syed, salat tarawih mampu meningkatkan suasana hati, pikiran dan perilaku dengan cara yang sama seperti latihan fisik. Memberi ketenangan, mengurangi kecemasan bahkan meningkatkan memori pada orang tua. Keadaan pikiran santai diperoleh karena repons kimia otak melalui doa dan kombinasi aktifitas otot yang didapatkan selama salat.

    Latihan fisik dan ibadah menyebabkan sekresi neurotransmitter seperti mengeluarkan hormon endorfin dan ensephalin secara positif mampu memengaruhi otak. Pelepasan encephalin dan beta-endorfin bekerja pada sistem saraf pusat dan perifer untuk mengurangi rasa sakit dan memiliki efek menenangkan pikiran. Sedangkan endorfin memiliki efek analgesik yang mampu mengurangi efek negatif stres, membawa perasaan senang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

    Relaksasi
    Syed menyebutkan tarawih membantu mendapatkan relaksasi melalui respons otak. Respons relaksasi adalah teori yang dikembangkan oleh seorang profesor Harvard, Herbert Benson yang mempelajari dampak spiritualitas untuk kesehatan fisik yang berfungsi sebagai penghubung antara agama, obat-obatan, pikiran dan tubuh.

    Kegiatan otak
    Penjelasan lain dari efek menguntungkan dari tarawih pada kesehatan mental dapat ditemukan dalam studi yang dilakukan oleh departemen neuropsikologi University of Missouri. 

    Studi tentang aktivitas otak biarawati Francescan dan meditasi Buddhis selama doa mereka dan menemukan bahwa selama pengalaman spiritual aktivitas lobus parietal kanan otak secara signifikan menurun.

    Lobus parietal kanan adalah wilayah kecil di dekat bagian belakang otak yang terus-menerus menghitung orientasi spasial seseorang, rasa di mana tubuh seseorang untuk memulai dan mengakhiri, dengan kata lain, itu adalah bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk rasa diri .

    Selama doa atau meditasi yang intens, dan untuk alasan yang belum diketahui, lobus parietalis kanan menjadi oasis yang tenang tidak aktif. Penurunan aktivitas kanan lobus parietalis menginduksi rasa mementingkan diri sendiri, dan pengalaman mementingkan diri.

    Menurut pendapat neuropsikolog Brick Johnstone, ibadah memberi dampak positif yang mempengaruhi kesehatan psikologis terutama di kalangan orang-orang dengan iman yang kuat kepada Tuhan.

    http://ramadan.metrotvnews.com/tips-ramadan/Wb7WP5rb-manfaat-di-balik-salat-tarawih
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Manfaat di Balik Salat Tarawih Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top