728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 12 May 2016

    Remaja 15 Tahun Temukan Kota Suku Maya dengan Google Maps

    Foto: Pexels/Pixabay
    Remaja usia 15 tahun asal Kanada mengaku telah menemukan kota Maya yang hilang di Meksiko. Bagaimana caranya?

    William Gadoury yang berasal dari Saint Jean de Martha, Quebec memang jauh dari wilayah Meksiko yang jaraknya hampir 3.540 kilometer.

    Gadoury mengaku penasaran dengan teori bahwa bangsa Maya sangat mengagumi dan bergantung pada konstelasi bintang untuk membangun kota-kota.

    Dengan bantuan citra satelit yang diperoleh dari badan antariksa Kanada (Canada Space Agency/CSA) serta Google Maps yang memantau area Semenanjung Yucatan, Meksiko.

    Gadoury mempelajari lokasi dari 117 kota Maya yang sudah dikenal dan menemukan hubungan antara kota-kota tersebut dan para bintang.

    Tak lupa ia juga menghubungi dokter Armand LaRocque di University of New Brunswick yang meyakini bahwa kota Maya yang sedang ia cari itu adalah yang kelima terbesar.

    Ia kemudian membandingkan kota yang sudsh ada dengan 23 konstelasi bintang yang berbeda. Sembari menginvestigasi konstelasi terakhir, ia melihat tiga bintang namun hanya ada dua kota yang telah teridentifikasi.

    Lalu Gadoury mencari peta online dan gambar satelit, dari situ ia menemukan bentuk geometris di sebuah bagian hutan Meksiko yang sulit diakses.

    Dari laporan Montreal Journal, Gadoury menemukan piramida besar setinggi 86 meter dengan 30 struktur bangunan.

    "Ketika LaRocque mengatakan soal kota Maya pada Januari lalu, kami akhirnya bisa mencirikan sebuah piramida dengan 30 struktur ini. Sangat luar biasa," kisah Gadoury, mengutip Daily Mail.

    Ia melanjutkan, "saya tidak paham mengapa orang Maya membangun kota mereka jauh dari sungai, tapi lebih di kawasan marjinal dan di pegunungan. Karena mereka sangat memuja bintang dan astronomi."

    Salah satu staf CSA Daniel De Lisle mengaku terkesima dengan penemuan Gadoury.

    "Yang membuat proyek ini mengagumkan adalah kedalaman dari penelitiannya. Menghubungkan posisi bintang ke lokasi kota yang hilang menggunakan gambar satelit di wilayah kecil adalah sungguh memukau," ucap Lisle kepada The Independent.

    Gadoury yang melakukan 'investigasi' itu hanya dari kamar tidurnya kemudian menamakan penemuan kota Maya itu dengan sebutan Fire Mouth.

    Dari temuannya ini Gadoury pun berharap bisa menghadiri International Science Fair di Brasil pada 2017 mendatang.



    http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160512135141-199-130216/remaja-15-tahun-temukan-kota-suku-maya-dengan-google-maps/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Remaja 15 Tahun Temukan Kota Suku Maya dengan Google Maps Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top