728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 10 May 2016

    Puisi Aan Mansyur di AADC 2 dan 5 Fakta Menariknya

    Para penggila sastra, siapa yang tidak kenal dengan Aan Mansyur? Namanya kesohor lewat buku-bukunya. Buku terbaru yang ia rilis di tahun 2015 ini adalah “Melihat Api Bekerja”. Ditambah, namanya semakin dikenal secara luas lewat film AADC 2.
    Di film AADC 2, Aan menjadi penulis puisi-puisi di dalam film tersebut. Puisinya mampu membuat seseorang sontak terdiam dan merenunginya. Mira Lesmana, salah satu orang di belakang layar AADC 2, memberikan kepercayaan pada Aan untuk masalah penulisan puisi.
    Dilansir dari liputan6.com, Indonesia Kita merangkum lima fakta menarik di balik pembuatan puisi tersebut. Berikut lima fakta menariknya.

    1. Puisi di Video 30 Detik

     aan1
    Rangga yang diperankan oleh Nicholas Saputra membacakan puisi tersebut dalam durasi video 30 detik. Sekejap video dengan latar belakang pertemuan Rangga dan Cinta, serta puisi tersebut meledak dan heboh dibicarakan oleh netizen di sosial media.
    Berikut penggalan puisi tersebut.
    Resah di dadaku
    Dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini
    Dipisah kata-kata, begitu pula rindu
    Lihat tanda tanya itu, jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi
    2. Aan Senang Bisa Diberi Kesempatan
     aan2
    “Bagaimana pun, saya merasa AADC punya sumbangsih besar sekali. Mau orang akui atau tidak, AADC punya peran besar banget membuat wajah puisi Indonesia sekarang,” tutur Aan.
    Aan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, ia pun melakukan beberapa hal yang tidak wajar dilakukan oleh beberapa orang untuk menulis puisi tersebut. Namun, hasilnya sangat memuaskan.
    3. Melakukan Riset tentang New York
     aan3
    Aan dalam proses pembuatan puisinya, melakukan riset tentang perasaan Rangga yang tadinya tinggal di Jakarta dan ia harus pindah ke New York. Hal inilah yang membuat Aan banyak membaca buku tentang New York, bahkan ia mengikuti beberapa orang yang sering menangkap gambar New York di Instagram.
    “Suasana semacam apa yang bisa dia rasakan ketika dia kangen tanah airnya atau orang-orang yang dia cintai di negaranya, tapi dia harus tinggal di New York. Saya mengikuti sejumlah akun Instagram orang-orang yang memotret Kota New York supaya saya bisa lihat warna-warninya,” tutur Aan.
    4. Riset Selama Tiga Bulan
     aan4
    Proses mencetak puisi-puisi tersebut memakan waktu tiga bulan. Bahkan, tidak hanya membaca dan memerhatikan potret New York, Aan bahkan memposisikan dirinya sebagai Rangga. Oleh karena itu, puisi tersebut menjadi salah satu trending topic di beberapa sosial media, khususnya twitter.
    5. Aan Sempat Menjadi Rangga
     aan5
    Demi mendapatkan puisi dengan kata-kata terbaik, Aan dalam risetnya juga memposisikan dirinya sebagai Rangga. Aan sebagai pemerhati detil, sampai melihat bagaimana seorang Rangga menghadapi berbagai persoalan, agar Aan mengerti bagaimana nanti puisi itu akan terbentuk.
    “Puisi-puisi Rangga di film ini lahir dari cara berpikir Rangga dan juga persoalan-persoalan yang dihadapi Rangga. Rangga begitu percaya dengan yang disebut sebagai kekuatan kata-kata dan kekuatan bahasa,” jelas Aan.


    https://www.selasar.com/gaya-hidup/puisi-aan-mansyur-di-aadc-2-dan-5-fakta-menariknya
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Puisi Aan Mansyur di AADC 2 dan 5 Fakta Menariknya Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top