728x90 AdSpace

  • Latest News

    Monday, 23 May 2016

    Menanti Rivalitas Mourinho vs Guardiola di Liga Inggris Musim Depan




    Jose Mourinho semakin dekat menuju kursi pelatih Manchester United usai The Red Devils resmi memecat Louis van Gaal, Senin (23/5/2016). Jika jadi bergabung, maka manajer berjuluk The Special One akan kembali bersua musuh lamanya di Spanyol, Pep Guardiola.


    Kedatangan Mourinho memang tinggal menunggu waktu. Setelah Van Gaal resmi didepak manajemen dua hari setelah mempersembahkan trofi Piala FA, negosiasi dengan eks manajer Chelsea ditaksir bakal diselesaikan beberapa hari kedepan. 

    Bersama Mourinho, MU diharapkan bisa bangkit mengingat tangan dingin pria asal Portugal sukses mempersembahkan berbagai gelar bergengsi di klub sebelumnya. Namun demikian, pekerjaannya diprediksi tidak akan mudah mengingat keberadaan lawan-lawan yang tangguh dan salah satunya adalah Guardiola.

    Guardiola musim depan juga akan berkiprah di Liga Inggris untuk menangangi rival sekota MU, Manchester City. Eks pelatih Barcelona itu menerima pinangan The Citizens dengan kontrak berdurasi tiga musim.

    Reuni rivalitas Mourinho dan Guardiola pun tak akan terelakkan mengingat keduanya pernah bersaing di Liga Spanyol. Ya, Mourinho pernah membesut Real Madrid untuk menyaingi superioritas Barcelona bersama Guardiola.

    Mourinho dan Guardiola setidaknya pernah bersua sebanyak 16 kali. Berdasarkan statistik yang dikutip dari Daily Mail, Guardiola masih unggul dengan mengemas tujuh kemenangan, tiga kekalahan, dan enam hasil imbang. Selain itu, persentase nilai rata-rata kepelatihan pria berkepala plontos jauh lebih baik dengan meraih 74 % (284 menang, 38 kalah, 62 seri) ketimbang milik Mourinho yang cuma meraih nilai 66% (505 menang, 106 kalah, 154 imbang). 

    Selain itu ada beberapa perbedaan dari keduanya yang juga cukup menarik ditunggu musim depan. Setidaknya, ada lima perbedaan Mourinho dan Guardiola yang mungkin akan jadi kekuatan utama mereka saat bersaing sengit di Liga Inggris. Berikut akan dirangkum SINDOnews yang bersumber dari Daily Mail:

    1. Gaya Konfrontasi
    Bukan rahasia lagi Mourinho adalah pelatih berlidah pedas. Tak segan pria yang dipecat Chelsea musim lalu itu terang-terangan menyindir rivalnya sebagai bentuk serangan psikologis. Hal berbeda dilakukan Guardiola yang justru terkesan kalem ketika berada dalam keadaan terdesak. 

    Barcelona era Guardiola dan Madrid besutan Mourinho bahkan sempat berseteru dalam sebuah pertandingan. Ketika terjadi keributan antar pemain, Mourinho sempat melakukan kontak fisik dengan mendiang Tito Vilanova, asisten pelatih Guardiola di musim 2011. Insiden itu masih dikenang hingga sekarang dan bukan tak mungkin pertemuan Mourinho dengan Guardiola musim depan akan kembali membuka lembaran persaingan baru.

    2. Pencari Bakat
    Mourinho memang bukan tipikal pelatih yang gemar mengandalkan pemain muda dalam skuat utamanya. Hal itu bisa terbukti sewaktu melatih Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid. Namun setidaknya, ada beberapa pemain yang bisa sukses berkat tangan dinginnya yaitu striker Juventus Alvaro Morata dan bek Real Madrid Raphael Varane.

    Beda halnya dengan Guardiola, yang sewaktu di Barcelona banyak mengorbitkan pemain La Masia atau jebolan akademi Blaugrana. Sebut saja Pedro Rodriguez, Sergio Busquets dan Thiago Alcantara. Ketiganya merupakan pemain yang kini bersinar berkat kejeliannya melihat talenta berbakat. 

    3. Target Transfer
    Kedua pelatih kelas wahid memang punya kegemaran masing-masing di lini belakang. Jika Mourinho tak suka kiper bertubuh jangkung, lain halnya dengan Guardiola. Pelatih yang baru saja pamitan dengan Bayern Muenchen itu mengharuskan sang penjaga gawang untuk lihai dalam memainkan bola dengan kakinya.

    Sementara di lini tengah, Mourinho dan Guardiola terbilang punya selera yang sama di mana gemar memainkan geladang bertipe penjelajah. Untuk itu, hampir dipastikan keduanya bakal bersaing mendapatkan Paul Pogba yang memang jadi incaran klubnya musim depan.

    4. Dominasi dalam Tim
    Sebagai pelatih kelas wahid, Mourinho dan Guardiola merupakan sosok tak tersentuh di klub sebelumnya. Keduanya punya catatan arogansi dalam hal kepemimpinan kepada staf.

    Mourinho misalnya, musim ini ia berseteru dengan dokter tim Chelsea Eva Carneiro akibat hal sepele. Imbasnya, ia sampai diusut FA akibat memecat dokter cantik itu dengan cara yang tidak menyenangkan.

    Sama halnya dengan Guardiola, ia sempat menyalahkan tim medis Bayern Muenchen dengan tudingan gagal menyembuhkan beberapa pemain pilarnya. Sama halnya dengan dokter Eva, dokter Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt akhirnya juga dipecat dari tim.

    Sosok tak tersentuh keduanya akan terlihat di sepanjang musim pertamanya. Mourinho sudah membuktikan gagal ketika di Chelsea di mana ia kembali diberhentikan manajemen The Blues akibat rangkaian hasil minor di awal musim. Sementara Guardiola akan diuji dengan kewajibannya meraih trofi di Inggris, yang tentunya tak akan mudah diwujudkan.

    5. Kedekatan Media
    Mourinho dan Guardiola punya pendekatan berbeda dengan media massa. Jika manajer asal Portugal terkadang memerlukan awak media untuk meluapkan ekspresi kekesalannya, beda halnya dengan Guardiola. Ketika mengundurkan diri dari Barcelona, ia meminta semua media agar tidak menyalahkan pihak klub. Guardiola lebih tertutup ketimbang Mourinho, dan hal itu akan membuat persaingan kedunya menarik untuk diikuti.



    http://soccer.sindonews.com/read/1110956/54/menanti-rivalitas-mourinho-vs-guardiola-di-liga-inggris-musim-depan-1464059229
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Menanti Rivalitas Mourinho vs Guardiola di Liga Inggris Musim Depan Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top