728x90 AdSpace

  • Latest News

    Friday, 13 May 2016

    Drones – Pesawat Tanpa Awak Amerika Yang Sudah Banyak Memakan Korban



    Menurut wikipedia DronesAdalah Kendaraan udara tak berawak – Unmanned Aerial Vehicles (UAVS) , yakni pesawat yang dikendalikan oleh ‘ pilot ‘ dari jarak jauh atau di program secara mandiri mengikuti misinya . ( Meskipun ada puluhan jenis drone , mereka pada dasarnya terbagi dalam dua kategori : Mereka yang digunakan untuk pengintaian / pengawasan dan mereka yang dipersenjatai dengan rudal dan bom untuk tujuan penyerangan object tertentu.
    Penggunaan drone telah berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun terakhir karena tidak seperti pesawat berawak mereka dapat tetap terbang tinggi selama puluhan jam tanpa istirahat, Bahkan salah satuDrone Inggris baru saja memecahkan rekor dunia dengan terbang selama lebih dari 82 jam nonstop , Selain jauh lebih murah daripada pesawat militer pada umumnya drone diterbangkan dari jarak jauh sehingga tidak ada bahaya bagi awak pesawat .
    Drone bersenjata pertama kali digunakan dalam perang Balkan , penggunaannya telah secara dramatis meningkat di Afghanistan , Irak dan perang rahasia CIA di Pakistan .
    Berikut video Drone saat beraksi:

    Setelah membantah adanya program drone selama bertahun-tahun , pemerintah Amerika Serikat akhirnya mengakui bahwa program itu ada , tapi menyatakan bahwa senjata ini sangat tepat sasaran . Menurut pemerintahan Obama saat ini , serangan pesawat tak berawak tidak menimbulkan korban sipil tunggal pada tahun 2012 – Yang jelas-jelas ini adalah kebohongan besar, bisa dilihat data penyerangan pesawat Drone dan korban warga sipil temasuk anak kecil disini .[ http://drones.pitchinteractive.com ]
    Dan berikut video korban drone


    http://www.octarendra.com/drones-pesawat-tanpa-awak-amerika-yang-sudah-banyak-memakan-korban/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Drones – Pesawat Tanpa Awak Amerika Yang Sudah Banyak Memakan Korban Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top