728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sunday, 15 May 2016

    DESAIN KAPAL INDUK INDONESIA KRI NUSANTARA



    KRI Induk Nusantara


    Ternyata Indonesia diam-diam juga ingin membuat dan memiliki sebuah kapal induk, dan tidak tanggung tanggung kalo mimpi ini terwujud kapal induk ini nantinya akan menjadi kapal induk yang terbesar di dunia…weleh…weleh.., selain itu Indonesia akan menjadi salah satu negara pertama di asia tenggara yang memiliki kapal induk, seperti apa mimpinya nya silahkan baca terus sedikit bocoran info di bawah ini

    Kapal Republik Indonesia Induk Nusantara

    Rancangan Kapal Induk ini nanti akan di lengkapi dengan mesin/turbin uap bertenaga nuklir sebagai mesin penggerak utama nya, tenaga nuklir ini diperoleh dari reaktor nuklir yang berada pada kapal tersebut yang dihubungkan dengan turbin uap. Tenaga uap yang dihasilkan kapal Induk tersebut selain sebagai penggerak kapal juga digunakan sebagai sumber tenaga listrik serta digunakan juga sebagai pengatur tekanan pada catapult kapal induk untuk meluncurkan pesawat.

    Pada Armada Amerika serikat kapal ini diberi kode CVN (Carrier Vessel Nuclear) contoh kapal induk nuklir adalah:

    USS Ronald Reagan, USS Kitty Hawk, USS Enterprise
    USS Enterprise (CVN-65), launched in 1960, the first nuclear-powered aircraft carrier
    USS America (CV-66), launched in 1964
    USS John F. Kennedy (CV-67), launched in 1967

    All ten Nimitz-class nuclear-powered aircraft carriers:

    USS Nimitz (CVN-68), launched in 1972
    USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69), launched in 1975
    USS Carl Vinson (CVN-70), launched in 1980
    USS Theodore Roosevelt (CVN-71), launched in 1984
    USS Abraham Lincoln (CVN-72), launched in 1988
    USS George Washington (CVN-73), launched in 1990
    USS John C. Stennis (CVN-74), launched in 1993
    USS Harry S. Truman (CVN-75), launched in 1996
    USS Ronald Reagan (CVN-76), launched in 2001
    USS George H.W. Bush (CVN-77), launched in 2006
    Gerald R. Ford-class nuclear-powered aircraft carriers:
    USS Gerald R. Ford (CVN-78) NOTE: Under Construction
    USS John F. Kennedy (CVN-79) NOTE: Under Construction

    KRI Induk Nusantara & Kapal Selam


    Dengan adanya pemusatan populasi di daerah dekat lautan, keberadaan AL dapat mempengaruhi peristiwa dunia. Serangan dari laut merupakan salah satu hal vital dalam strategi militer. AL dapat menyediakan sarana bagi angkatan lain untuk melakukan penyerangan lanjutan, seperti ”tempat tinggal” yang aman bagi tentara, pelabuhan dan lapangan terbang di lautan.

    Hal ini dapat dipenuhi dengan adanya kapal induk. Sebuah kapal induk kelas ini dapat mengangkut lebih dari 100 pesawat dan 8.000 tentara. Sebuah kapal induk dengan 70 pesawat militer dapat mengirimkan lebih dari 250 serangan sehari terhadap target di daerah pesisir.

    Akan tetapi, target dengan jarak yang relatif jauh masih dapat diserang, bukan hanya di daerah pesisir. Sebuah kapal induk biasanya membawa stok bom lebih dari 9.000 buah.

    Perbandingan Ukuran KRI Nusantara dengan Kapal Raksasa Lainnya.


    KRI Nusantara General Characteristics


    Strategi Pembuatan KRI Nusantara

    1. Mempelajari dan meneliti kapal induk bertenaga nuklir di negara-negara maju dengan cara mengirimkan para pelajar, peneliti dan perwira militer untuk menimba ilmu pengetahuan-teknologi dalam bidang ini.

    2. Pembuatan Institusi Pendidikan, Riset dan Pengembangan dalam bidang Perkapalan Modern

    3. Pembuatan dan Pengembangan Industri Perkapalan dalam negeri yang melibatkan sektor swasta

    4. Sinergi antara pihak militer dan pihak industri pertahanan


    KRI Nusantara Landing Jet


    General Characteristics:

    Type : Giant Double Deck- Nuclear Aircraft Carrier
    Displacement : 400.000 Tons
    Length : 600 m
    Propulsion:
    6 × Mini Nuclear Reactors
    12 × Steam turbines
    (800 MW)
    Speed: 60+ knots

    Marine technology is defined by WEGEMT (a European association of 40 universities in 17 countries) as “technologies for the safe use, exploitation, protection of, and intervention in, the marine environment.” In this regard, according to WEGEMT, the technologies involved in marine technology are the following: naval architecture, marine engineering, ship design, ship building and ship operations; oil and gas exploration, exploitation, and production; hydrodynamics, navigation, sea surface and sub-surface support, underwater technology and engineering; marine resources (including both renewable and non-renewable marine resources); transport logistics and economics; inland, coastal, short sea and deep sea shipping; protection of the marine environment; leisure and safety.

    Sebuah rencana yang harus di kasih dua jempol, tapi sayang nya rencana besar ini pasti tidak akan terwujud dalam waktu yang singkat, karena untuk mewujudkan impian ini sudah pasti memerlukan biaya yang sangat besar, dengan melihat keadaan dan kondisi ekonomi negeri saat ini yang terus carut marut..he..he …akibat korupsi yang terus tumbuh meraja lela di seluruh negeri dan di tambah lagi banyak nya badut-badut politik negeri ini yang selalu hiruk pikuk dengan dagelan politik nya …rasanya rencana ini sepertinya cuma jadi mimpi pelipur lara……soalnya kapal kapal perang kita yang ada sekarang aja semuanya beli seken.. India aja..yang tekhnologi lebih maju dari kita lebih memilih membeli kapal induk seken untuk memperkuat armada lautnya….akhirnya…lambat laun impian ini juga akan mengendap di bawah meja kali ya..


    Sumber:
    Kaskuser
    Defense Studies
    Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pertahanan
    PT. PAL Indonesia
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: DESAIN KAPAL INDUK INDONESIA KRI NUSANTARA Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top