728x90 AdSpace

  • Latest News

    Monday, 16 May 2016

    Analis: Waspada, Pasar Saham Indonesia Semakin Lesu


    Metrotvnews.com, Jakarta: Research Analyst Forextime (FXTM) Lukman Otunuga, menyatakan pasar saham Indonesia merosot ke level terendah terbaru dalam 2,5 bulan terakhir pada perdagangan Senin.

    "Salah satu penyebabnya adalah kekhawatiran tentang penurunan pendapatan triwulan 1 yang dapat memperburuk prospek pendapatan keseluruhan," urai dia, dalam hasil risetnya, di Jakarta, Selasa (17/5/2016).Walaupun surplus perdagangan Indonesia sebesar USD670 juta di April 2016, sentimen sangat terganggu karena ekspor dan impor terus merosot. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun melemah.

    "Sentimen terhadap pasar Indonesia tetap bearish dan diperkirakan semakin memburuk menjelang rapat Bank Indonesia (BI) berikutnya," jelas dia.

    Namun demikian, pagi ini pasar saham Indonesia mulai menunjukkan sedikit pencerahan. IHSG Selasa, 17 Mei, dibuka menguat tipis 9,074 poin atau setara 0,192 persen ke posisi 4.740. Kondisi ini senada dengan indeks saham unggulan LQ45 yang menguat 1,65 poin ke 810 dan JII naik 3,31 poin menjadi 637.

    Permintaan Aset Safe Haven Meningkat

    Di sisi lain, nuansa ketidaknyamanan menyelimuti pasar finansial pada perdagangan pekan ini karena data Tiongkok yang tidak memuaskan dan kegelisahan Brexit membebani sentimen global. Investor menjadi was-was karena gelombang data yang terus-menerus kurang memuaskan di seluruh dunia.

    Ini tergambarkan di pasar modal yang masih terus menampakkan sinyal kelelahan. Walaupun saham Asia mendapat optimisme palsu dari peningkatan ekspektasi bahwa Jepang mungkin akan menunda peningkatan pajak penjualan yang sebelumnya dijadwalkan pada April 2017, saham Asia dapat semakin melemah karena masalah perlambatan ekonomi Tiongkok menimbulkan penghindaran risiko yang memperkuat Yen.

    "Keyakinan terhadap ekonomi global masih tetap rendah. Data PDB Zona Euro yang tak terlalu menggembirakan juga memperbesar kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global sehingga para peserta pasar mungkin termotivasi untuk beralih dari aset berisiko ke aset safe haven," pungkas dia.


    Sumber : http://ekonomi.metrotvnews.com/bursa/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Analis: Waspada, Pasar Saham Indonesia Semakin Lesu Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top