728x90 AdSpace

  • Latest News

    Saturday, 19 March 2016

    Pastikan Legalitas Tanah Anda dengan Cara Ini

    Foto: Febri Angga Palguna

    Jakarta -Ada beberapa kasus terkait legalitas tanah yang perlu dipastikan, jika tidak, bukan tak mungkin suatu hari nanti malah merepotkan Anda sendiri sebagai pemilik.

    Kasus seperti luas tanah yang tidak sesuai dengan sertikat, sertifikat bodong, hingga ada catatan sita dari pengadilan tentu membuat siapa pun geram. Tentu saja Anda tidak bisa lantas menyalahkan pemilik sebelumnya/penjual, karena itu tekait ketidaktelitian Anda sebagai pemilik yang baru.

    Nah, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari, ada baiknya Anda memastikan legalitas surat tanah yang dimiliki secepat mungkin. Jika belum tahu benar caranya, Anda bisa mengikuti tiga langkah berikut.

    1. Samakan Posisi Lahan

    Langkah pertama, Anda bisa menyamakan posisi lahan yang dimiliki dengan catatan legalitas yang tertera pada surat yang dimiliki. Jika sesuai, berarti tak ada masalah dengan ukuran serta posisi lahan yang Anda miliki.

    Sebagai informasi, seorang pengembang asal Samarinda, Jhon Palapa selalu memastikan posisi tanah dengan sertifikat yang dimilikinya agar tidak menjadi masalah saat tanah tersebut dibangun.

    "Bila sama, berarti urusan telah clear sekitar 50%. Untuk itu, saya selalu memastikan hal ini sebagaichecking awal," ucapnya.

    2. Cek ke BPN

    Kendati Anda telah memiliki surat tanah, bukan tidak mungkin bila surat yang Anda miliki temasuk dalam sertifikat bodong. Artinya, sertifikat tersebut palsu dan tidak tercatat secara resmi di negara. Meski kasus seperti ini tergolong jarang, namun tak ada salahnya jika Anda memastikan hal tersebut lebih lanjut.

    Caranya, Anda bisa mengajukan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) secara langsung ataupun diwakili oleh pejabat pembuat akta tanah. Untuk waktunya, pengecekan bisa memakan waktu 24 atau kurang, tergantung dari daerah yang bersangkutan.

    Ada beberapa syarat yang perlu Anda bawa dan penuhi jika ingin mengajukan legalitas tanah di BPN. Di antaranya adalah:
    • Sertifikat asli.
    • Surat tugas atau surat kuasa pengecekan dari PPAT kepada pegawainya. (Beberapa Kantor Pertanahan mengharuskan PPAT yang mengajukan permohonan pengecekan sertifikat).
    • Permohonan pengecekan sertifikat (formulir permohonan sudah ada di Kantor Pertanahan).
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik sertifikat. (Ada beberapa Kantor Pertanahan yang tidak mengharuskan melampirkan fotokopi KTP).
    • Jika tanah Anda sudah benar–benar tercatat di BPN, artinya sekitar 99 persen tanah Anda aman.
    3. Cek Fisik

    Meski secara legalitas tanah Anda aman, namun terkadang ada saja hal yang bisa menimbulkan masalah. Misalnya ada klaim dari pihak lain (sertifikat ganda) atau ketidaksesuaian koordinat tanah. Tentu saja hal ini juga perlu diselesaikan agar tidak berlarut–larut.

    Terkait hal itu, ada dua hal yang perlu dicermati, yakni posisi tanah dan arah obyek lapangan. Biasanya, lembar Surat Ukur di sertifikat mencantumkan info peta, nomor peta pendaftaran, lembar serta kotak, dan terkadang dilengkapi dengan informasi koordinat.

    Gunakan bantuan kompas untuk mengetahui perbatasan utara, barat, selatan, maupun timur tanah Anda dengan detil. Anda juga bisa menggunakan bantuan GPS bila pada sertifikat tidak terdapat koordinat yang tepat. 

    (Sumber: Rumahku.com)
    (wdl/wdl) 
    http://finance.detik.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pastikan Legalitas Tanah Anda dengan Cara Ini Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top