728x90 AdSpace

  • Latest News

    Saturday, 19 March 2016

    Jual Kemeja Kantoran, Pemuda Ini Raup Rp 100 Juta/Bulan

    Foto: House of Cuff

    Jakarta -Berawal dari kesulitan menemukan pakaian kerja pria dengan harga terjangkau dan berkualitas khususnya model french cuff, Vincent (27), mencoba membuat sendiri kemeja dengan model serupa.

    Kemeja french cuff adalah kemeja lengan panjang dengan bagian pergelangannya lebih panjang/sering disebut juga double cuff, sehingga cara pemakaian kemejanya adalah panjang lengannya yang double itu dilipat, tetapi di lengannya tidak terdapat kancing biasa, yaitu hanya lubang saja, sehingga perlu memakai 'cufflinks'.

    Dengan ide tersebut, ternyata banyak dari rekannya yang menyukai produk buatannya. Dari situlah, Vincent yang dibantu satu rekannya mencoba menangkap peluang tersebut dengan memproduksi kemeja model french cuff. Vincent menamainya 'houseofcuff'.

    "Kebetulan banyak rekan yang menyukai produk saya dan di sanalah saya melihat potensi di bidang ini, ditambah lagi saya memiliki passion untuk beriwrausaha," ujarnya kepada detikFinance, Kamis (17/3/2016).


    Dengan modal awal Rp 10 juta, pria asal Jakarta ini terus mengembangkan kreasinya. Dimulai pada 2012, kini houseofcuff telah mempekerjakan 9 orang karyawan, di mana 4 orang bagian produksi, 3 orang front liner offline store yang terletak di salah satu mal di Jakarta Utara, dan 2 orang admin online store.

    "Passion saya di bidang wirausaha serta bercita-cita untuk membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang, ke depannya untuk mengurangi pengangguran yang ada," katanya.

    Melalui houseofcuff ini, Vincent kini mampu menjual sedikitnya 1.000 pieces produk-produk buatannya. Vincent mampu mengantongi omzet hingga Rp 100 juta/bulan.

    "Range harga Rp 150.000-Rp 200.000 untuk kemeja, kalau aksesoris Rp 50.000-Rp 200.000, ada cufflinks, dasi, dan lain-lain," sebut dia.

    Tapi jangan salah, usaha Vincent ini tak serta-merta langsung meroket dengan meraup untung ratusan juta rupiah. Vincent sempat gagal karena produk buatannya tak sesuai standar sehingga tidak bisa dijual.

    "Kegagalan yang pernah kami alami di saat kami memulai produksi dengan jumlah yang cukup besar bagi kami pada saat itu, ternyata tidak sesuai ekspektasi, sehingga barang tersebut tidak dapat dijual karena tidak sesuai standar dan ekspektasi kami," terang dia.

    Namun, Vincent tak menyerah. Ia bersama rekannya terus mencoba untuk menghasilkan produk terbaik.

    "Dengan sisa kas yang sangat minim, kami memulai kembali untuk membuat model baru sedikit demi sedikit serta meyertakan produk turunannya dan akhirnya kami bisa bangkit sampai sekarang ini," kata Vincent.

    Saat ini, produk buatan Vincent dipasarkan dengan berbagai cara, mulai dari membuka toko di mal hingga dipasarkan secara online.

    "Kita da toko di Mall of Indonesia (MOI), ikut bazar keliling, market place seperti mataharimall, bukalapak, tokopedia, media sosial juga. Rencana ke depan, tahun ini membuka 1 offline store lagi di mal daerah Jakarta Pusat dan menambah varian-varian dan melengkapi produk-produk turunan fashion pria. Kami menjual pakaian kerja pria formal seperti kemeja lengan panjang, pendek, french cuff, cufflink, dasi, topi, serta pin," kata Vincent.

    Berminat? Kunjungi houseofcuff.com dan instagram @houseofcuff.

    Anda punya bisnis atau usaha kecil menengah ? solusiukm.detik.com siap bantu promosikan produk/jasa Anda.
    (ewi/wdl) 

    http://finance.detik.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Jual Kemeja Kantoran, Pemuda Ini Raup Rp 100 Juta/Bulan Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top