728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 17 March 2016

    Jonan Terbitkan Izin Usaha Proyek Kereta Cepat JKT-BDG

    Foto: Tim detik.com

    Jakarta -Setelah konsesi kereta cepat ditandatangani pada tanggal Rabu kemarin, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan hari ini mengeluarkan izin usaha penyelenggaraan prasarana perkeretaapian umum kepada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). PT KCIC merupakan investor dan operator pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 kilometer (km).

    Izin tersebut termuat dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KP 160 Tahun 2016 tentang Pemberian Izin Usaha Penyelenggaraan Prasarana Perkeretaapian Umum untuk Kereta Cepat Antara Jakarta-Bandung kepada PT KCIC tanggal 17 Maret 2016. 

    Direktur Jenderal Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko menjelaskan, izin usaha untuk kereta cepat berlaku selama 30 tahun terhitung semenjak keputusan Menteri Perhubungan ini terbit. 

    "Izin usaha ini dapat diperpanjang untuk setiap kali paling lama 20 tahun," ujar Hermanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/3/2016).

    Hermanto menambahkan, pemegang izin usaha ini mempunyai kewajiban untuk mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian dan paling lama 3 tahun harus sudah menyelesaikan kegiatan perencanaan teknis, kegiatan analisis mengenai dampak lingkungan hidup atau UKL dan UPL, pengadaan tanah dan mengajukan izin pembangunan prasarana perkeretaapian umum sebelum memulai pelaksanaan pembangunan fisik. 

    Selain itu, pemegang izin ini diwajibkan untuk melaporkan pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut setiap 1 tahun sekali kepada Kementerian Perhubungan selaku pemberi izin.

    Lebih lanjut, Hermanto memaparkan bahwa izin ini bisa saja dicabut apabila PT KCIC, selaku pemegang izin, tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban yang sudah diatur dalam peraturan menteri ini. Izin usaha ini juga akan dicabut jika dalam waktu 1 tahun setelah diberikannya izin, PT KCIC tidak melakukan kegiatan analisis mengenai dampak lingkungan hidup atau UKL dan UPL.

    "Kalau PT KCIC pailit, pasti kami cabut juga izinnya ini," tegas Hermanto. 

    Dengan telah terbitnya Izin Usaha Penyelenggaraan Prasarana Perkeretaapian Umum, Kemenhub meminta PT KCIC dapat segera menyelesaikan kewajibannya seperti yang tercantum dalam Keputusan Menteri Perhubungan tersebut.

    Sesuai dengan fokus kerja Menteri Perhubungan untuk meningkatkan tata kelola dan regulasi serta menciptakan good governance, permohonan perizinan yang diajukan kepada Kementerian Perhubungan akan segera diproses sepanjang semua persyaratannya terpenuhi.

    Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat luas, Pemerintah saat ini fokus mengembangkan transportasi masal berbasis rel di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Diharapkan dengan adanya kereta cepat Jakarta-Bandung akan dapat meningkatkan produktivitas rakyat dan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik khususnya di daerah-daerah yang dilalui oleh kereta cepat tersebut dan kota tujuannya yaitu Bandung yang terkenal dengan wisata alam, wisata belanja, dan wisata kuliner, sesuai dengan Nawa Cita.

    Setelah izin usaha terbit, PT KCIC belum bisa melakukan proses konstruksi. PT KCIC harus melengkapi dokumen untuk memperoleh izin pembangunan prasarana perkeretaapian umum. Setelah izin pembangunan terbit, KCIC baru bisa melakukan lagi proses konstruksi.
    (feb/hns) 

    http://finance.detik.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Jonan Terbitkan Izin Usaha Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Rating: 5 Reviewed By: Forex Mart
    Scroll to Top